Kecelakaan kerja di ketinggian, terutama di sektor konstruksi, tetap menjadi tantangan besar dan penyebab utama kematian pekerja. Meskipun ada penurunan insiden dalam beberapa tahun terakhir, kejadian fatal akibat jatuh dari ketinggian tetap tinggi.
Menurut OSHA, dari 5.190 kecelakaan fatal di tempat kerja pada 2021, 680 kecelakaan (sekitar 13% ) disebabkan oleh jatuh dari elevasi, menjadikannya salah satu penyebab utama kematian kerja.
Statistik HSE Inggris 2024/2025 mencatat 124 pekerja tewas akibat kecelakaan kerja, termasuk 35 kematian karena jatuh dari ketinggian, menjadikan jatuh sebagai penyebab fatalitas utama.
Data CDC/NIOSH menunjukkan bahwa slips, trips, and falls menyumbang 39,2% dari kematian pekerja di sektor konstruksi, terutama akibat jatuh dari ketinggian 6 hingga lebih dari 30 kaki.
Data BLS menunjukkan bahwa jumlah kematian kerja di AS turun menjadi 5.283 pada 2023, tetapi insiden slips, trips, and falls tetap tinggi dengan 885 kematian, sebagian besar akibat jatuh dari ketinggian, terutama di sektor konstruksi.
Menanggapi tren fatalitas kerja akibat jatuh, penting untuk menerapkan pelatihan K3 berkualitas, perlindungan jatuh, dan perencanaan kerja yang komprehensif. PT Aurora Bisnis Internasional siap membantu perusahaan Anda dalam menyusun sistem keselamatan kerja yang lebih efektif. Hubungi kami sekarang untuk meningkatkan standar keselamatan kerja perusahaan Anda!
Author : Dilah Adi Tri Dwika











