Kegiatan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk pada 02-03 Juni 2026 di Jakarta, bersama PT Aurora Bisnis Internasional, bertujuan untuk memperkuat komitmen terhadap integritas, transparansi, dan tata kelola perusahaan yang baik. Selama dua hari, peserta terlibat dalam workshop dan GAP Assessment untuk memahami standar terbaru dan mengevaluasi kesiapan organisasi dalam menerapkan Sistem Manajemen Anti Penyuapan.
Organisasi harus memiliki sistem untuk mengendalikan risiko yang dapat memengaruhi reputasi dan keberlangsungan usaha demi memenuhi tuntutan transparansi dan akuntabilitas. Salah satu risiko utama adalah praktik penyuapan yang muncul dalam berbagai bentuk dan aktivitas bisnis. Oleh karena itu, banyak organisasi di berbagai sektor mulai mengadopsi standar internasional untuk memperkuat pengendalian dan budaya integritas. ISO 37001 menjadi pedoman bagi organisasi untuk mencegah dan menangani risiko penyuapan.
Memahami Peran Strategis ISO 37001:2025 dalam Organisasi
Pada sesi workshop, peserta memperoleh pemahaman mengenai konsep dasar hingga pendekatan implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan berdasarkan ISO 3001:2025. Pelatihan membahas penerapan praktis ISO 37001 dalam aktivitas operasional perusahaan, mulai dari konteks organisasi, kepemimpinan, identifikasi risiko penyuapan, kebijakan anti penyuapan, due diligence, pengendalian operasional, hingga mekanisme pelaporan dan investigasi pelanggaran.
Diskusi interaktif memberi peserta kesempatan mengaitkan standar dengan kondisi nyata di tempat kerja. Pendekatan ini penting karena implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan melibatkan pemahaman peran individu dalam menjaga integritas organisasi, bukan sekadar dokumen. Dengan pemahaman yang sama, budaya kepatuhan dapat tumbuh lebih kuat dan menjadi bagian dari aktivitas bisnis sehari-hari.
GAP Assessment sebagai Peta Jalan Implementasi
Kegiatan ini meliputi workshop dan GAP Assessment Implementasi SMAP ISO 37001:2025 untuk mengidentifikasi kesesuaian perusahaan dengan standar. GAP Assessment penting untuk memahami posisi saat ini sebelum tahap implementasi yang lebih lanjut.
Tim assessor menilai penerapan kebijakan, prosedur, pengendalian risiko, dan mekanisme pengawasan guna memastikan kesesuaian dengan ISO 37001:2025. Hasil dari proses ini memberikan gambaran objektif mengenai area yang masih memerlukan peningkatan.
Melalui pendekatan tersebut, perusahaan dapat menentukan prioritas pengembangan secara lebih terukur dan efektif. Setiap temuan dari GAP Assessment menjadi masukan penting untuk menyusun roadmap implementasi, memudahkan penerapan standar secara bertahap, realistis, dan sesuai kebutuhan organisasi. Dengan kata lain, GAP Assessment tidak hanya berfungsi sebagai alat evaluasi, tetapi juga menjadi dasar merancang strategi peningkatan yang berkelanjutan.
Membangun Budaya Integritas yang Berkelanjutan
Salah satu poin penting yang menjadi fokus dalam kegiatan ini adalah pembangunan budaya integritas di seluruh lini organisasi. Keberhasilan implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan prosedur atau dokumen yang dimiliki perusahaan, tetapi juga oleh kesadaran dan komitmen seluruh individu yang terlibat dalam proses bisnis.
Selama workshop berlangsung, peserta diajak untuk memahami bahwa pencegahan penyuapan merupakan tanggung jawab bersama. Setiap individu berperan dalam menjaga integritas organisasi, dari pengambilan keputusan hingga aktivitas operasional. Dengan konsistensi dalam budaya integritas, organisasi dapat menghadapi tantangan dan risiko yang akan datang dengan lebih kuat.
Prinsip tersebut sejalan dengan praktik tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) yang menjadi perhatian global. Menurut OECD Anti-Corruption and Integrity Hub, penguatan integritas dan pengendalian risiko korupsi meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan, efektivitas operasional, dan keberlanjutan organisasi.
Komitmen PT Pertamina Geothermal Energy Tbk terhadap Tata Kelola yang Unggul
Partisipasi aktif peserta menunjukkan komitmen PT Pertamina Geothermal Energy Tbk untuk meningkatkan kualitas tata kelola dan kepatuhan perusahaan. Sebagai perusahaan energi panas bumi, penerapan prinsip integritas dan transparansi penting untuk menjaga kepercayaan pemangku kepentingan dan mendukung tujuan bisnis berkelanjutan.
Workshop dan GAP Assessment ISO 37001:2025 membantu perusahaan memahami langkah-langkah memperkuat sistem yang ada. Hasil assessment diharapkan menjadi dasar untuk menyusun program peningkatan yang terarah, sehingga implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi organisasi.
PT Aurora Bisnis Internasional berkomitmen untuk mendukung organisasi dalam meningkatkan kinerja manajemen, kepatuhan, dan tata kelola perusahaan melalui pelatihan, konsultasi, GAP Assessment, dan persiapan sertifikasi standar internasional. Bagi perusahaan yang ingin menerapkan ISO 37001:2025 atau memperkuat budaya integritas, kami siap menjadi mitra terbaik Anda.
Author: Dilah Adi Tri D











