Sertifikasi Pesawat Angkat & Pesawat Angkut (PAPA): Syarat, Proses, dan Kompetensi yang Dibutuhkan

Sep 9, 2026

Memahami Sertifikasi Pesawat Angkat dan Pesawat Angkut

Sertifikasi Pesawat Angkat dan Pesawat Angkut (PAPA) penting untuk keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di perusahaan yang menggunakan peralatan untuk mengangkat dan mengangkut material. Pengoperasian tanpa memperhatikan keselamatan, kapasitas, kondisi alat, dan kompetensi personel dapat menimbulkan bahaya. Perusahaan harus memastikan tidak hanya peralatan dalam kondisi baik, tetapi juga tenaga kerja memiliki kompetensi dan kewenangan sesuai tugasnya. Di Indonesia, ketentuan K3 untuk Pesawat Angkat dan Angkut diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 8 Tahun 2020, yang berlaku sejak 8 Juni 2020. Sertifikasi PAPA memastikan personel terkait peralatan memiliki kemampuan untuk bekerja dengan aman, kompeten, dan bertanggung jawab.

Dasar Hukum dan Ruang Lingkup PAPA

Sertifikasi Pesawat Angkat dan Pesawat Angkut terkait dengan persyaratan keselamatan peralatan dan personel yang mengoperasikannya. Peraturan Tahun 2020 mengatur keselamatan dan kesehatan kerja pesawat angkat dan angkut, mencakup operasi, pemeliharaan, pemeriksaan, dan pengujian. Fokus utama adalah peran Juru Ikat (rigger), yang bertanggung jawab dalam pemilihan alat angkat sesuai kapasitas, pemeriksaan kondisi pengikatan, pemeliharaan alat, dan kepatuhan terhadap prosedur keamanan. Selain itu, regulasi mewajibkan pekerja mengisi buku kerja dan membuat laporan harian. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan K3 PAPA bukan hanya berfokus pada kemampuan menjalankan alat, melainkan mencakup keseluruhan proses kerja agar aktivitas pengangkatan dan pengangkutan dapat berlangsung secara terkendali.

Siapa yang Membutuhkan Kompetensi PAPA?

Kompetensi PAPA dibutuhkan Operator, Teknisi, Juru Ikat (rigger), dan Ahli K3 untuk mengoperasikan Pesawat Angkat dan Angkut secara aman. Dengan kompetensi yang tepat, operator menjalankan peralatan sesuai prosedur, sedangkan rigger memastikan muatan terikat dan terangkat dengan aman. Teknisi berhubungan dengan aspek teknis seperti pemasangan, pemeliharaan, perbaikan, atau pekerjaan teknis lainnya sesuai kompetensinya. Berikutnya, perusahaan menetapkan kompetensi sesuai peralatan, kapasitas, aktivitas, dan tanggung jawab tenaga kerja. Pendekatan ini memastikan program sertifikasi tidak hanya administratif, tetapi juga memastikan personel memiliki kompetensi yang sesuai dengan kondisi kerja.

Syarat Sertifikasi dan Lisensi K3 PAPA

Syarat sertifikasi dan Lisensi K3 PAPA bervariasi berdasarkan jabatan, peralatan, kelas, dan ketentuan yang berlaku. Sebelum mengikuti proses, peserta perlu memastikan pendidikan, pengalaman, kesehatan, kompetensi, dan pekerjaan sesuai persyaratan. Dalam regulasi K3 PAPA, kompetensi tenaga kerja sangat penting agar mereka memiliki kemampuan sesuai bidang pekerjaannya. Selanjutnya, perusahaan perlu menyiapkan dokumen administrasi dan mengajukan kewenangan sesuai mekanisme yang berlaku. Persyaratan sertifikasi PAPA juga harus disesuaikan dengan skema yang dipilih. Perusahaan dan calon peserta sebaiknya merujuk langsung pada regulasi dan informasi resmi Kementerian Ketenagakerjaan untuk memperoleh informasi terbaru sebelum mengikuti program sertifikasi.

Bagaimana Proses Sertifikasi PAPA?

Proses memperoleh kompetensi dan kewenangan di bidang PAPA dimulai dengan identifikasi kebutuhan perusahaan dan jenis pekerjaan. Setelah itu, peserta dapat mengikuti pelatihan yang mencakup K3, karakteristik peralatan, potensi bahaya, prosedur pengoperasian, pemeriksaan sebelum penggunaan, penggunaan alat bantu angkat, komunikasi kerja, dan pengendalian risiko. Setelah pelatihan, peserta menjalani asesmen kompetensi. Jika dinyatakan kompeten, peserta dapat melanjutkan penerbitan sertifikat dan administrasi Lisensi K3 sesuai ketentuan. Perusahaan juga perlu memperhatikan bahwa regulasi pengawasan ketenagakerjaan terus berkembang. Sejalan dengan itu, Permenaker Nomor 11 Tahun 2026 mengatur pengawasan melalui pembinaan, pemeriksaan, pengujian, dan penyidikan. Perusahaan pun perlu mengelola kompetensi dan dokumentasi K3 secara konsisten agar selalu siap memenuhi ketentuan.

Kompetensi yang Harus Dimiliki Personel PAPA

Untuk mendukung keselamatan kerja, kompetensi PAPA mencakup kemampuan mengenali bahaya dan menjalankan pekerjaan secara aman. Operator harus memahami karakteristik peralatan, batas kemampuan, pemeriksaan sebelum pengoperasian, prosedur yang benar, dan tindakan menghadapi kondisi tidak aman. Sementara itu, Juru Ikat harus mengetahui pemilihan alat angkat sesuai beban aman, memastikan kondisi pengikatan, dan menjalankan prosedur keselamatan saat pengangkatan dan pemindahan muatan. Sesuai Permenaker No. 8 Tahun 2020, rigger wajib memeriksa dan merawat alat bantu angkat serta mematuhi prosedur keselamatan. Dengan kompetensi yang tepat, rigger dapat bekerja lebih aman dan mencegah kecelakaan kerja.

Mengapa Sertifikasi PAPA Penting bagi Perusahaan?

Penerapan sertifikasi Pesawat Angkat dan Pesawat Angkut oleh perusahaan bertujuan membangun pengendalian risiko yang sistematis dan memastikan kompetensi personel. Penggunaan alat seperti forklift dan crane melibatkan risiko signifikan, di mana kesalahan operasional atau kondisi peralatan dapat mengancam keselamatan pekerja dan kelangsungan operasional. Karena itu, perusahaan perlu mengintegrasikan kompetensi personel dengan pemeriksaan peralatan, prosedur kerja aman, pemeliharaan, dokumentasi, dan pengawasan di lapangan. Pendekatan ini sejalan dengan prinsip pengawasan ketenagakerjaan yang mempertimbangkan potensi bahaya dan kepatuhan perusahaan. Dengan personel yang kompeten dalam tanggung jawab K3, perusahaan dapat menciptakan lingkungan kerja yang aman dan memperkuat budaya keselamatan sehari-hari.

Memastikan tenaga kerja memiliki kompetensi yang sesuai adalah investasi penting bagi perusahaan yang menggunakan Pesawat Angkat dan Pesawat Angkut. Untuk itu, PT Aurora Bisnis Internasional mengembangkan kompetensi K3 melalui pelatihan yang sesuai kebutuhan dan karakteristik pekerjaan. Pelatihan yang tepat membantu peserta memahami regulasi, potensi bahaya, prosedur kerja aman, penggunaan peralatan, dan penerapan K3. Bagi perusahaan yang mempersiapkan Training dan Sertifikasi Pesawat Angkat dan Pesawat Angkut (PAPA), pemilihan program yang sesuai dengan jenis alat, jabatan, dan kebutuhan kompetensi adalah langkah awal yang penting. Hubungi PT Aurora Bisnis Internasional untuk mendapatkan informasi program, jadwal pelatihan, dan konsultasi kebutuhan sertifikasi K3 perusahaan Anda.

Author: Dilah Adi Tri D

Search

Kegiatan Lainnya